Beranda > Opini > Saat suatu kasus di devonering, bagaimana status pelakunya?

Saat suatu kasus di devonering, bagaimana status pelakunya?

Devonering berasal dari bahasa belanda sevonering yang artinya adalah menyimpan, yang dalam dunia hukum sering diterjemahkan dengan kata dikesampingkan, masalah devonering ini kembali mencuat sehubungan dengan ditolaknya bibit – candra saat pimpinan KPK akan mengadakan rapat dengan komisi III, para wakil rakyat mempertanyakan status bibit – candra, apakah mereka berdua masih berstatus tersangka? dan berakhir dengan penolakan terhadap dua orang tersebut.

Sebagai masyarakat yang awam akan hukum, masalah status bibit – candra ini dapat saya jelaskan sebagai berikut :

  1. Dalam hukum dinegara kita terdapat 3 lembaga penegak hukum yaitu, kepolisian, kejaksaan dan pengadilan
  2. Tugas masing – masing lembaga itu seudah jelas, kepolisian sebagai penyidik, kejaksaan penuntu dan pengadilan sebagai pemberi vonis atas suatu kasus
  3. Dalam hal kasus bibit – candra, kepolisian telah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti – bukti yang diperlukan untuk melanjutkankasus tersebut menyerahkan kepada kejaksaan
  4. Setelah menerima berkas perkara dari kepolisian, kejaksaan sebagai penuntut mempelajari semua alat bukti yang ada untuk melanjutkan proses hukum ke pengadilan
  5. Dalam kasus bibit candra, kejaksaan menganggap bahwa semua alat bukti yang diajukan tidak memenuhi persyaratan sehingga kasus tersebut dianggap tidak dapat dilanjutkan dan akhirnya di devonering.
  6. Sampai hal ini, sudah jelas bahwa saat suatu kasus itu di devonering otomatis sang pelaku juga tidak berstatus tersangka lagi.
  7. Apabila suatu saat ada alat bukti yang kuat maka kasus tersebut dapat dibuka lagi.

Pulsa murah? daftar atau kunjungi sarwoonline

Mau investasi hemat dengan untung besar? daftar disini

Iklan
Kategori:Opini
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: